Suami Meninggal Tertimbun Longsor Cijeruk, Bersama Doclink yuk Bantu Bu Fitri Besarkan Empat Anaknya

21 Mei 2022 terjadi bencana longsor di Cijeruk, Kabupaten Bogor. Akibat kejadian tersebut, Bu Fitri kehilangan suaminya. Bu Fitri tengah hamil tua dan memiliki 3 anak yang harus diurus. Bersama Doclink Mari bantu ringankan bebannya

Simpan

Suami Meninggal Tertimbun Longsor Cijeruk, Bersama Doclink yuk Bantu Bu Fitri Besarkan Empat Anaknya

Target

0 0

0%
0 61 hari tersisa

Suami Meninggal Tertimbun Longsor Cijeruk, Bersama Doclink yuk Bantu Bu Fitri Besarkan Empat Anaknya

Update : 23 Jun, 2022


Innalillahi wa innailahi raji'un...

"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati..."
(QS. Ali 'Imran : 185)

Saat itu hujan deras, saya sama anak-anak sedang tidur. Tidak lama Ayah anak-anak datang habis pulang kerja. Tiba-tiba air banyak masuk ke rumah dari lubang bentengan. Gak nyampe lima menit semuanya ambruk. Saya di dalam rumah sama anak-anak tertimbun reruntuhan rumah. Jadi masih ada celah celah. Ayah anak-anak ada di depan dan tertimbun longsoran bentengan (batu-batu dan Tanah). Begitulah kisah Ibu Fitri yang sedang mengandung bersama tiga anaknya yang masih kecil saat tertimbun Longsor di Cijeruk, Bogor Sabtu 21 Mei Lalu.



Sebelum kejadian longsor, pasangan Pak Duduh dan Ibu Fitri sedang memperjuangkan cita-cita mereka. Sudah dua minggu mereka mulai merenovasi rumah. Sedikit demi sedikit, pasangan ini ingin sedikit memperbesar rumahnya karena saat ini Ibu Fitri sedang mengandung anak keempat mereka. Sehingga mereka membutuhkan rumah yang lebih besar.

Pak Duduh yang seorang buruh bangunan tetap bekerja keras demi cita-citanya itu. Termasuk hari Sabtu, 21 Mei 2022 lalu. Dengan sepeda motornya beliau beranjak pulang ke rumah. Belum 5 menit turun dari motor, semuanya terjadi begitu cepat. Bentengan di depan rumah mereka tiba-tiba longsor dan menimbun semuanya. Istri dan anak-anaknya berhasil selamat tapi Pak Duduh tertimbun bentengan dan tak terselamatkan.



Ibu Fitri harus berjuang membesarkan ketiga anaknya dan menyambut calon bayinya sendirian.

Saat ini yang saya pikirin anak-anak. Bagaimana sekolahnya, sehari-seharinya. Apalagi mereka masih kecil. Harapannya anak-anak bisa sekolah tinggi, punya rumah lagi, yang layak. Yang penting masa depan anak-anak.” harap Bu Fitri.

Adit (9 tahun), Abay (7 tahun), Alma (5 tahun) dan seorang calon bayi yang masih dalam kandungan berusia 8 bulan. Mereka semua dalam sekejap menjadi yatim akibat bencana longsor. Kondisi Ibu Fitri yang masih mengandung membuatnya khawatir tidak bisa membiayai sekolah anak-anaknya, memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari mereka, apalagi membangunkan tempat tinggal bagi mereka.



"Siapa yang ingin diselamatkan oleh Allah dari kesulitan pada Hari Kiamat, hendaklah ia memberikan kemudahan kepada orang yang kesulitan.”
(HR. Muslim).

Insya Allah, tim Aksi Cepat Tanggap Bogor akan berikhtiar membantu Ibu Fitri dan mendampinginya. Mulai dari bantuan hidup dan pangan, mengikhtiarkan biaya persalinan, biaya pendidikan anak-anak, bantuan modal usaha serta bantuan untuk kembali membangun rumah yang layak untuk keluarganya.



Sahabat Bersama Doclink mari ringankan duka Ibu Fitri dan keluarganya dengan sedekah terbaik kita. Jangan biarkan mimpinya menyekolahkan anak setinggi-tingginya ikut terkubur timbunan longsor, insya Allah Doclink bersama MRI ACT Bogor tengah berupaya maksimal untuk mendampingnya sampai masa pemulihan. Uluran tangan sahabat sangat dinantikan olehnya.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang